Monday, January 30, 2017

Cara Menanam Adenium dari Batang

Budidaya tanaman hias menjadi salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi para pencinta tanaman. Adalah Adenium, salah satu jenis tanaman hias yang banyak dibudidayakan karena keindahan dan keunikannya. Tanaman hias yang berasal dari daerah Afrika ini dapat dibudidayakan melalui penanaman lewat biji maupun melalui batang.


Penanaman dari batang sendiri, terdapat dua cara yaitu dengan setek batang, dan sambung batang. Kedua cara menanam ini merupakan cara yang mudah dan cepat dalam budidaya tanaman adenium. Masing-masing teknik penanaman adenium dari batang memiliki keunggulan dan kekurangan. Teknik penanaman dengan setek merupakan cara yang mudah dan praktis untuk mencetak bibit baru. Teknik ini juga memiliki pengaruh yang kecil terhadap kualitas adenium yang dihasilkan.

Kualitas hasil adenium akan bagus jika batang yang dipilih pada tahap penyetekan juga baik dan sehat. Sedangkan, teknik sambung batang memang lebih rumit dan memerlukan ketelitian yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan teknik setek. Pada artikel ini akan dibahas cara menanam adenium dari batang melalui teknik setek dan sambung batang.

Cara menanam adenium dengan setek batang :

  1. Siapkan tanaman adenium yang ingin di setek, pisau yang steril, dan larutan perangsang akar.
  2. Pilih tanaman adenium yang sehat, sudah cukup umur, dan memiliki batang yang lurus.
  3. Potong cabang yang dipilih dengan arah miring dengan ukuran kurang lebih 20-25 cm.
  4. Potong pangkal ranting maupun daun yang terlalu banyak. Daun maupun ranting disisakan sebanyak 2-3 buah.
  5. Olesi bagian bekas pemotongan dengan larutan perangsang akar. Kemudian letakan batang adenium pada tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung selama 7 hari untuk mengeringkan bekas pemotongan batang.
  6. Tanam potongan batang pada media tanam yang terdiri dari sekam bakar dan serabut kelapa dengan rasio 1:1. 
  7. Letakan tanaman adenium yang telah ditanam pada tempat teduh. Penyiraman dapat dilakukan selama 2 hari sekali, agar batang adenium tidak cepat busuk. Setelah kurang lebih 2 minggu, setek akan tumbuh tunas.

Cara menanam adenium dengan sambung batang:

  1. Siapkan tanaman adenium yang ingin disambung batang dan pisau tajam yang disterilkan.
  2. Pilih tumbuhan adenium yang memiliki ukuran batang cenderung besar, dan sehat.
  3. Potong bagian batang yang lebih besar seperti huruf V. Bagian ini akan digunakan sebagai bagian bawah.
  4. Pilih batang adenium sehat yang kedua untuk bagian atas. Potong batang adenium tersebut dengan bentuk huruf V terbalik untuk penyambungan. Potong daun dan ranting pada batang yang terlalu banyak sampai menyisakan dua daun.
  5. Satukan kedua batang yang telah dipotong dan ikat menggunakan tali plastik.
  6. Gunakan plastik transparan untuk melakukan penyungkupan selama 7 hari. Usahakan sambungan dapat tertutup plastik dengan sempurna sehingga sambungan tidak akan terkena air. 
  7. Buka sungkup plastik setelah 7 hari. Letakan batang sambungan pada tempat teduh dan bersirkulasi udara baik. Lakukan penyiraman rutin selama 2 hari sekali. Sambungan kedua batang adenium ini akan mengeluarkan tunas dalam waktu 2-3 bulan.

Baik dengan metode setek maupun metode sambung batang, penanaman tanaman adenium sebaiknya memperhatikan beberapa hal, yakni penyiraman, peletakan, dan media tanam. Penyiraman adenium dilakukan secukupnya dan tidak berlebihan. Tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan pertumbuhannya terhambat dan akar menjadi busuk.

Tanaman adenium sebaiknya diletakkan ditempat yang mendapatkan sinar matahari yang penuh. Hal ini dikarenakan daerah asal adenium yang berasal dari tempat panas. Dan terakhir, media tanam adenium sebaiknya menggunakan tanah porous yang mudah mengalirkan air, sehingga akar tanaman tidak menjadi busuk.
Read More

Sunday, January 29, 2017

Serba-serbi Bunga Gladiol Si “Pedang Kecil”

Bunga Gladiol merupakan salah satu komoditi bunga hias yang berasal dari daerah Afrika Selatan yang tersebar ke daerah Asia, dan Eropa. Tanaman dengan asal kata ‘gladius’ yang berarti pedang kecil ini, termasuk ke dalam family Iridaceae. Gladiol memiliki daun dengan bentuk runcing dan memanjang ke atas dengan panjang 50-80 cm, sehingga digolongkan ke dalam genus gladiolus. Daun pada tanaman gladiol tumbuh secara tumpang tindih sebanyak 1-12 helai. Sedangkan bunga gladiol tersusun atas banyak bunga yang berbentuk tandan (floret). Biasanya jumlahnya mencapai 8-20 kuntum. Berdasarkan warnanya, bunga gladiol diklasifikasikan ke dalam 10 kelas warna, bergantung pada kultivar. Deretan bunga gladiol mulai muncul bersamaan dengan daun ketiga dan berakhir saat munculnya daun keenam. Pada beberapa jenis varietasnya, tanaman gladiol mengandung racun.

Gambar Bunga Gladiol
Bentuk dan warnanya yang indah serta kesegaran bunga yang dapat bertahan cukup lama, menjadikan bunga gladiol banyak dimanfaatkan sebagai bunga hias, maupun upacara keagamaan. Selain digunakan sebagai bunga hias, tanaman gladiol juga memiliki beberapa manfaat di bidang pengobatan. Salah satu bagian dari tanaman ini yang dipercaya sebagai obat adalah umbinya. Umbi gladiol yang berupa bubuk dipercaya masyarakat Inggris untuk dapat mengeluarkan serpihan atau duri pada luka. Sedangkan, oleh masyarakat Afrika gladiol dianggap mampu menyembuhkan penyakit pilek, disentri, sembelit, serta meningkatkan kinerja usus, sehingga gerakannya menjadi teratur. Bubuk dari umbi gladiol yang dicampur dengan susu kambing berkhasiat mengobati sakit perut pada bayi. Umbi gladiol juga digunakan untuk pembiakan dalam budidaya tanaman gladiol. Umbi gladiol dapat dibeli pada beberapa toko online yang menjual bibit umbi bunga, seperti bibitbunga .com. Harga umbi bunga gladiol cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 10.000,-

Umbi Bunga Gladiol
Setelah bibit umbi bunga gladiol dipersiapkan, budidaya bunga gladiol sebagai tanaman hias dapat dilakukan. Bibit yang dipilih haruslah yang sehat dan dari indukan yang berkualitas, agar bunga yang dihasilkan juga berkualitas. Umbi gladiol yang baik memiliki karakteristik tubuh yang gemuk dengan inti yang tebal. Sedangkan, ukuran umbi yang baik bergantung pada ukuran tanaman bunga yang ingin dihasilkan. Semakin besar ukuran umbi, tanaman bungan yang tumbuh akan semakin besar. Sebagai tolak ukur, umbi dengan diameter ½ sampai ¾ inci, akan menghasilkan tanaman gladiol yang mencapai 0,6 - 0,9 m. Bibit ini dibiarkan mengalami masa dormansi selama kurang lebiih 3,5 bulan. Sebelum ditanam, bibit ini dapat diberikan larutan insektisida, fungisida maupun pestisida untuk mencegah hama dan penyakit.

Umbi Bunga Gladiol Saat Berumur 28 Hari
Proses budidaya tanaman gladiol tidak terlalu rumit, namun perawatan tanaman harus diperhatikan dengan seksama agar bunga tidak cepat layu. Untuk menanam gladiol, lakukan pembajakan lahan media tanam 2 minggu sebelum penanaman agar tanah menjadi gembur. Media tanam yang digunakan harus sesuai dengan pH yang dibutuhkan oleh tanaman. Lahan ini juga harus dijaga kebersihannya dari gulma, batu dan tanaman lain. Lahan tempat tanaman gladiol ditanam harus terkena sinar matahari secara penuh. Bibit umbi yang ditanam pada lahan diletakkan dengan sisi runcing yang menghadap ke atas. Setelah melalui masa tanam selama 60-90 hari, tanaman gladiol akan berbunga. Namun,  lamanya proses ini juga bergantung pada kultivar, serta kondisi lingkungannya. Biasanya pada musim kemarau, bunga gladiol lebih cepat bermekaran. Untuk pemupukan, banyaknya pupuk yang digunakan bergantung pada kondisi lingkungan seperti tipe dan kesuburan tanah, curah hujan, dan pengairan. Misalnya pada tanah yang berpasir, pupuk yang digunakan harus lebih banyak agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Read More

Budidaya Cabe Rawit dalam Polybag

Cabe rawit adalah salah satu komoditi pangan yang banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga sebagai pemberi rasa pedas. Selain memberi rasa pedas, cabe juga memiliki banyak kandungan vitamin yang tentunya bermanfaat bagi tubuh, seperti vitamin A, B1 dan C. Namun, harga cabe seringkali fluktuatif dan menjadi mahal. Padahal tanaman dengan nama ilmiah Capsicum frutescens ini mudah ditanam sendiri dirumah. Tanaman cabe rawit dapat dibudidayakan hanya dengan menggunakan polybag. Apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan budidaya cabe rawit dalam polybag?

Penyiapan bibit dan media tanam 
Bibit cabe rawit yang digunakan untuk budidaya dapat dibeli ditoko maupun dipersiapkan sendiri. Bibit yang dipersiapkan sendiri, dipilih dari tanaman cabe yang tidak terserang penyakit dan kuat. Buah cabe yang dipilih juga harus diperhatikan, yakni usia buah sudah benar-benar tua, kulit cabe segar dan tidak keriput. Buah cabe yang telah dipilih, dipotong membujur dan diambil biji cabe pada bagian tengah. Biji cabe pada bagian ini biasanya merupakan biji yang paling baik kualitasnya. Kemudian biji cabe rawit direndam dalam air. Biji cabe rawit yang berkualitas baik akan tenggelam dalam air. Setelah diseleksi, biji cabe rawit dijemur sampai kering agar dapat disemai. Untuk proses budidaya, perlu diperhitungkan pula kisaran jumlah cabe rawit yang ingin dihasilkan. Jumlah ini akan menentukan jumlah polybag tanaman cabe yang harus ditanam.

Budidaya Cabe Menggunakan Media Polybag
Media tanam untuk pembesaran tanaman cabe terdiri dari tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan rasio 3:2:1. Arang sekam pada media tanam berfungsi untuk mecegah terjadinya pemadatan media tanam yang umumnya terjadi di dalam polybag. Media tanam ini dimasukan ke dalam polybag hingga mencapai 1/3 bagian. Polybag diberi lubang pada bagian kiri dan kanan untuk drainase.

Persemaian dan penempatan polybag
Pada proses persemaian dan pembibitan, biji cabe yang ditanam perlu diperhatikan letak dan jarak penanamannya agar akar tidak rusak pada saat tanaman dipindahkan ke polybag pembesaran. Polybag berisi tanaman cabe rawit sebaiknya ditempatkan pada daerah yang tidak terkena sinar matahari langsung, namun masih memiliki sirkulasi udara yang baik. Bibit tanaman cabe rawit membentuk kecambah dalam waktu 7-10 hari. Bibit dapat dipindahkan ke polybag pembesaran setelah berusia 25-30 hari. Pemindahan tanaman cabe rawit ke media pembesaran perlu dilakukan dengan hati-hati agar akar tanaman tidak rusak.

Benih Cabe Disemai
Pemeliharaan
Tanaman cabe rawit dapat tumbuh dengan baik dengan penyiraman, penyiangan dan pemasangan tiang ajir yang dilakukan dengan tepat. Penyiraman air pada tanaman cabe rawit tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Pemberian air yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman cabe mudah terserang jamur/bakteri. Pemeliharaan yang kedua, yakni penyiangan. Penyiangan dilakukan dengan membersihkan rumput liar yang menghambat pertumbuhan tanaman cabe rawit. Ketiga, pemasangan tiang ajir untuk memperkokoh tanaman. Namun, pemasangan tiang ajir harus dilakukan pada waktu yang tepat yakni segera setelah pemindahan tanaman ke media pembesaran, agar tidak merusak akar tanaman.

Selain ketiga cara ini, kondisi tanaman cabe rawit juga harus diperhatikan jika sudah mulai menunjukan kondisi terserang hama. Sebaiknya serangan dari hama segera dikendalikan baik dengan penggunaan pestisida, insektisida, bakterisida, maupun fungisida.

Video Budidaya Cabe Rawit dalam Polybag

Pemupukan
Pemupukan tanaman cabe rawit dalam polybag dapat dilakukan dengan menaburkan pupuk NPK  disekitar pangkal batang saat tanaman berumur 15-20 hari. Pemberian pupuk dilakukan saat media tanam berada dalam kondisi basah, sehingga nutrisinya mudah terserap. Pemupukan dilakukan setiap 2 minggu sekali. Pemberian pupuk NPK juga harus diimbangi dengan penggunaan pupuk organik secara bergantian untuk meningkatkan umur tanaman cabe rawit. Cabe rawit dapat mulai dipanen saat tanaman sudah berusia 90 hari.
Read More

Saturday, January 28, 2017

Tanaman Merambat Tahan Panas

Tanaman merambat merupakan tanaman yang menggantungkan hidupnya pada tumbuhan atau media lain untuk mempertahankan dirinya dalam perjuangan medapatkan sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhannya. Pada habitatnya di hutan, tanaman merambat tumbuh sangat rendah dan nyaris kesulitan mendapatkan sinar matahari, hal ini semakin diperburuk dengan batang tanaman ini yang cenderung kecil dan lemah. Untuk bertahan hidup, tanaman ini berevolusi dan mengembangkan organ lain seperti sulur, akar ataupun duri untuk bisa “menumpang” pada tanaman lain yang lebih tinggi agar kebutuhan sinar matahari dapat terpenuhi. Tanaman merambat kini juga sering dikembangkan sebagai salah satu jenis tanaman hias yang mampu memberikan kesan indah dan menarik pada dekorasi rumah Anda. Dari sekian banyak tanaman merambat yang bisa Anda gunakan, terdapat beberapa jenis tanaman merambat tahan panas yang bisa Anda manfaatkan jika kondisi pencahayaan rumah Anda cukup banyak dan bagus.

Bunga Thunbergia



Tanaman ini pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani asal Swedia bernama Carl Peter Thunberg, karena hal itulah bunga ini diberi nama dari nama akhir si penemunya. Bunga Thunbergia memiliki ciri khas kelopak bunga yang cukup besar, hampir menyerupai bunga terompet, sehingga sangat cocok digunakan untuk menghiasi sudut suatu rumah. Khusus untuk jenis Thunbergia alata, bagian tengah bunganya berwarna hitam khas sehingga sering disebut black-eyed Susan. Selain kecantikan bunganya, Bunga Thunbergia memiliki keunikan lainnya, yakni mekar di pagi hari dan menguncup di sore hari. Tumbuhan ini terkenal tahan panas dikarenakan kebutuhannya terhadap sinar matahari yang lebih banyak dibanding jenis bunga lain.

Bunga Mandevilla Sanderi



Banyak sekali tanaman merambat yang kita jumpai dipasaran, namun dari sekian banyak tanaman tersebut jarang sekali yang menghasilkan bunga dengan warna indah dan beragam. Selain Thunbergia, salah satu tanaman merambat dengan bunga yang menawan adalah Bunga Mandevilla Sanderi. Bunga ini dikenal mampu tumbuh rimbun dan meghasilkan bunga dengan warna-warna cerah yang mampu menghibur mata kita yang memandangnya. Bentuknya yang menyerupai terompet membuat bunga ini memiliki nama lain yaitu bunga terompet. Bunga Mandevilla Sanderi diyakini berasal ari Florida, Amerika Serikat. Kombinasi warna yang paling sering ditemui dari bunga ini adalah pink, merah dan putih. Selain warnanya yang beragam, bunga ini juga memiliki bentuk kelopak yang beraneka ragam pula, salah satu jenis dari bunga ini memiliki kelopak yang menumpuk layaknya bunga mawar. Tumbuhan ini memiliki kemampuan tahan panas karena jika terkena panas yang cukup intens, Bunga Mandevilla Sanderi akan semakin menunjukkan kecerahan warnanya yang memukau.

Rock Soapwort



Rock Soapwort atau dikenal dengan Soapwort merupakan tumbuhan dengan nama unik yang mampu membuat Anda bertanya-tanya ketika pertama kali Anda mendengarnya. Saya yakin Anda pasti bertanya-tanya “Apa hubungan tanaman ini dengan sabun (soap) ?” Tenang, Anda tidak salah karena tanaman dengan nama latin Saponaria ocymoides ini memang sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sabun. Bagian akar dan daun dari tanaman ini merupakan bahan untuk membuat sabun yang dapat digunakan untuk mencuci atau membersihkan kain yang halus. Bentuk bunganya yang kecil dan rimbun, serta warnanya yang cerah membuat bunga ini sangat cocok digunakan sebagai media dekorasi rumah Anda. Bahkan banyak yang menilai bahwa bunga Rock Soapwort ini jika ditanam secara luas akan terlihat seperti karpet atau beludru indah yang membentang.
Read More

Nama-Nama Tanaman Hias

Kriteria hunian yang sangat nyaman untuk ditinggali adalah aman, bersih dan indah. Tiap-tiap komponen itu harus terpenuhi agar sang penghuni bisa betah untuk menetap dalam sebuah hunian. Dari semua faktor tersebut, faktor keindahanlah yang membutuhkan usaha atau effort yang lebih dalam penerapannya. Untuk membuat hunian yang indah, sang pemilik rumah biasanya menghiasi hunian tersebut dengan dekorasi-dekorasi yang mendukung, baik itu menggunakan metode pengecatan yang baik, menambahkan wallpaper, hingga dekorasi interior yang indah. Tapi sebenarnya jika sang pemilik rumah jeli, ada sebuah bentuk ornamen yang dapat digunakan untuk melengkapi keindahan sebuah hunian. Ornamen ini bahkan tidak hanya memberikan estetika saja tetapi faktor kesehatan serta pemandangan yang menarik mata. Ornamen tersebut adalah tanaman hias.

Banyak sekali jenis tanaman hias yang tersebar di Indonesia dan dapat kita gunakan untuk mempercantik hunian kita. Ada banyak dari tanaman hias itu yang sudah kita kenal karena sering kita temui di kehidupan sehari-hari, tetapi ada juga yang langkah dan mungkin masih awam terdengar di telinga kita. Berikut ini adalah nama-nama tanaman hias yang mungkin bisa Anda jadikan referensi untuk di areal taman hunian Anda atau sekedar pemanis ruangan pribadi/kerja Anda.

Pakis Haji



Pakis Haji atau dengan nama latin Cycas merupakan salah satu tanaman hias yang lumayan sering kita dengar, bahkan di beberapa daerah nama Pakis Haji telah dinobatkan sebagai nama jalan. Namanya yang unik menjadi ciri khas Pakis Haji, dan sampai sekarang pun masih jadi misteri di kalangan banyak orang kenapa tanaman ini dinamakan Pakis Haji, apakah tanaman ini berasal dari Kota Mekah tempat ibadah haji atau yang menemukan pertama kali adalah seseorang yang sudah naik haji, belum ada yang tau alasannya. Uniknya, walaupun dinamakan Pakis Haji, tanaman ini tidak termasuk dalam genus tanaman Pakis melainkan satu-satunya tanaman dalam genus Cycadaceae.

Kuping Gajah



Saat pertama kali kita mendengar nama ini, kita dihadapkan dengan kebingungan apakah ini nama tanaman atau makanan, karena di beberapa daerah nama Kuping Gajah adalah nama sebuah makanan ringan yang terbuat dari tepung. Tanaman dengan nama latin Anthurium Crystallinum ini memiliki ciri fisik yang sesuai dengan namanya, yaitu berdaun lebar dan besar mirip dengan telinga (kuping) gajah. Tanaman Kuping Gajah merupakan jenis tanaman yang tangguh karena tidak perlu banyak disiram dan cukup sedikit saja terkena cahaya matahari, sehingga kita tidak terlalu repot untuk merawatnya.

Sri Rejeki



Terlihat dari namanya, tanaman hias satu ini memberikan daya tarik tersendiri bagi orang awam yang ingin memiliki tanaman hias di rumahnya. Sri Rejeki atau dengan nama latinnya Aglonema merupakan jenis tanaman hias yang memiliki keindahan dari segi daunnya. Warna daunnya yang unik yaitu merah dengan corak hijau kekuningan merupakan daya tarik tersendiri dari tanaman Sri Rejeki. Timbul pertanyaan di benak kita, apakah tanaman Sri Rejeki bisa benar-benar mendatangkan rejeki? Benar, tanaman Sri Rejeki yang daunnya bercorak unik dan mencolok memiliki daya tarik tersendiri di pasaran sehingga harganya bisa sangat tingi.

Lidah Mertua



Lidah Mertua, tanaman unik dengan namanya yang eksentrik ini merupakan jenis tanaman hias yang menawarkan estetikanya dari bentuk fisik daunnya yang berbentuk tegak menjulang dengan ujungnya yang runcing dan tajam. Lidah mertua memiliki banyak manfaat lain, yaitu sebagai pereda radiasi dari barang-barang elektronik di sekitar kita. Karena manfaat tersebut, Lidah Mertua sangat cocok untuk ditanam di areal perkantoran yang sering menggunakan perangkat kerja berupa komputer agar dampak radiasi bisa diminimalisir. Lidah mertua juga bermanfaat menghasilkan Oksigen yang lebih banyak daripada tanaman lainnya.
Read More

Friday, January 27, 2017

Harga Bibit Durian Musang King

Durian Musang King adalah salah satu varietas durian yang layak menyandang gelar “Sang Raja Durian”. Varietas durian satu ini merupakan produk unggulan yang berasal dari tanah Malaysia. Selain memiliki julukan sebagai Raja Durian, buah yang memiliki nama latin Durio sp  ini juga memiliki julukan lain yaitu Sang Raja Kunyit. Hal ini disebabkan karena memiliki daging buah berwarna kuning terang laksana kunyit.

Buah Durian Musang King Dari Malaysia
Sekilas kita sebagai pecinta durian maupun orang awam yang baru pertama menikmati durian pasti bertanya-tanya, kenapa durian satu ini mendapat nama Durian Musang King? Saran saya, Anda jangan terjebak dengan spekulasi bahwa durian satu ini memiliki bentuk seperti musang atau ditanam menggunakan pupuk dari kotoran musang, bukan.

Durian Musang King ditanam sabagaimana mestinya durian jenis yang lain dan memiliki bentuk yang tidak jauh berbeda, hanya saja durian Musang King memiliki kecenderungan bentuk yaitu lonjong menyerupai bola rugby dalam permainan American Football. Secara fisik durian Musang King hanya bisa dibedakan dari bentuk durinya yang menyerupai piramida dan memiliki struktur tepi yang rata, memiliki 5 garis dari pangkal tepinya dan pangkal buah nya yang berwarna cokelat.

Lantas apa yang menjadikan buah durian satu ini memperolah nama Durian Musang King? Durian Musang King memiliki nama khas tersebut dikarenakan lokasi penemuan buah ini yang cenderung unik. Buah Durian Musang King ditemukan tumbuh subur di sekitaran Goa Musang oleh penduduk lokal Malaysia. Karena lokasi penemuan nya yang cukup unik dan tidak wajar itulah, buah Durian Musang King mendapatkan nama pasarnya dan kini dikenal oleh dunia internasional.

Video Kebun Durian Musang King

Terlepas dari namanya yang unik, predikat sebagai raja memang layak disematkan kepada Durian Musang King, karena selain keunikannya, durian ini terkenal memiliki daging buah yang sangat lembut dan tebal serta sangat mudah dilepaskan dari bijinya. Sehingga para penikmat durian semakin dimanjakan oleh kelebihan Durian Musang King tersebut.

Bukan raja namanya jika tidak memiliki harga yang pantas. Seperti sebuah pepatah dari tanah jawa : “Ono rego,ono rupo”  yang artinya Ada Harga Ada Rupa (Kualitas). Sama seperti Durian Musang King ini, dengan segala keunikan dan kelebihannya sudah dapat dipastikan bahwa harga Durian Musang King pasti sangat jauh berbeda dengan harga durian pada umumnya.

Jika satu buah durian biasa berharga Rp 100.000, maka harga Durian Musang King dapat dipastikan mencapai 2 kali lipat nya bahkan lebih yaitu dikisaran Rp 250.000 hingga Rp 300.000 tergantung musim dan jumlah stok durian Musang King di pasaran. Setelah tau perbandingan tersebut, kita pasti bertanya (dengan mental wirausaha yang kita miliki) berapakah harga bibit Durian Musang King di Indonesia?

Bibit atau Benih Durian Musang King
Harga bibit Durian Musang King di Indonesia sangat bervariasi tergantung lokasi pembelian bibit dan varietas bibit Durian Musang King itu sendiri. Sebagai contohnya, harga bibit Durian Musang King di daerah Kebumen mencapai Rp 200.000 per pohon untuk jenis 60 cm dan Rp 400.000 per pohon untuk jenis 70 cm. Untuk jenis 70cm memang agak mahal karena selain memiliki daun yang cukup lebat, cabang pohon ukuran 70 cm juga lebih banyak sehingga dapat menghasilkan buah lebih banyak pula.

Beda di Kebumen beda pula harga bibit Durian Musang King di daerah Kediri, Jawa Timur. Di Kediri, harga bibit Durian Musang King ukuran tinggi satu meter mencapai Rp 350.000 hingga Rp 450.000 tergantung banyaknya cabang. Dengan harga bibit Durian Musang King tersebut, seorang pengusaha bisa mencapai omzet Rp 20-25 juta per bulannya, sangat menggiurkan bukan. Semoga informasi mengenai Durian Musang King dan harga bibit Durian Musang King ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi Anda untuk mencoba usaha ini di rumah, selamat mencoba dan semoga sukses.
Read More

Macam-Macam Tanaman Hias

Tanaman hias tidak terkonsentrasi pada satu jenis tanaman saja melainkan hampir semua jenis tanaman baik merambat, semak, perdu bahkan pohon sekalipun bisa dijadikan tanaman hias tergantung bagaimana bentuk dan penataan yang akan kita lakukan nantinya. Tanaman hiaspun bisa dikreasikan menyesuaikan volume ruang, tata bentuk ruangan serta, serta bentuk pencahayaan dan ventilasi hunian kita.

Untuk hunian dengan volume ruang yang tidak terlalu besar, tanaman hias bisa dikreasikan dalam bentuk pot bunga konvensional menggunakan media tanah hingga menggunakan pernak-pernik pot kekinian (pot plastik, baskom maupun aquarium) dengan memanfaatkan media hydrogel. Jika hunian Anda memiliki volume luas dan ventilasi udara serta pencahayaan maksimal, sangat disarankan untuk mengkreasikan tanaman hias Anda dalam bentuk taman mini atau taman gantung.

Tanaman Hias Pada Taman Gantung
Dengan berbagai macam kreasi yang sangat mungkin kita gunakan tersebut, sekarang kita dihadapkan dengan pertanyaan, macam-macam tanaman hias yang seperti apa yang bisa kita gunakan untuk memaksimalkan kreasi tersebut. Berikut ini adalah macam-macam tanaman hias yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan keindahan dekorasi rumah Anda.

Tanaman Hias Bunga


Tanaman Hias Bunga Adalah Jenis Tanaman Hias yang menunjukkan estetika nya dari bentuk maupun bunga nya yang indah dan menarik hati. Tanaman hias jenis ini biasanya paling sering ditanaman di dalam pot, polybag maupun vas unik dengan menggunakan media tanam berupa tanah maupun hydrogel. Contoh tanaman hias jenis ini antara lain : 

Bunga Matahari 

Bunga Matahari di Tanam Pada Media Pot
Secara fisik bunga matahari memang sangat cocok jika Anda ingin mengkreasikan tanaman hias Anda dalam bentuk taman mini ataupun pot bunga di teras atau balkon Anda. Dengan warnanya yang kuning cerah serta bentuk fisik bunga yang lebar dan unik, menjadikan bunga matahari adalah pilihan tepat untuk taman mini idaman Anda.


Bunga Teratai

Bunga Teratai Biru
Bunga Teratai yang hidup di habitat yang keruh (kotor kecoklatan karena lumpur) akan semakin cemerlang warna bunganya, jika teratai tersebut berwarna putih maka putihnya semakin cemerlang, jika merah atau pink akan semakin jelas warna bunga nya.

Tanaman Hias Daun


Berbeda dengan Tanaman Hias Bunga yang memiliki opsi keindahan dari bentuk fisik bunga dan warnanya yang beraneka rupa, Tanaman Hias Daun memiliki keterbatasan pada bentuk fisik daun yang indah saja, karena hampir semua daun memiliki ciri warna yang tidak terlalu berbeda. Mayoritas Tanaman Hias Daun ditanaman di dalam pot-pot besar ataupun lahan yang lumayan besar dikarenakan bentuk fisik daunnya yang lebar dan batangnya yang lumayan kuat dan tebal. Namun, di beberapa varietas, terdapat pula Tanaman Hias Daun yang memiliki batang menyerupai tanaman rambat.

Sirih Gading

Tanaman Hias Sirih Gading
Tanaman sirih gading memiliki bentuk akar yang hampir sama dengan tanaman merambat dengan kombinasi daun yang lebar dengan corak putih. Untuk Anda yang bekerja di area dengan polusi udara cukup tinggi (banyak perokok/asap polusi), tanaman Sirih Gading juga menawarkan manfaat lebih sebagai penetralisir racun yang diakibatkan oleh polusi udara.

Tanaman Hias Batang


Dari kedua jenis tanaman hias sebelumnya, Tanaman Hias Batang adalah jenis tanaman hias yang memiliki peminat cukup terbatas, karena jenis tanaman hias ini hanya bisa dinikmati dalam bentuk fisik dari batang nya yang beraneka ragam, tanpa keindahan bunga maupun daun yang memberikan variasi berbeda. Kebanyakan Tanaman Hias Batang berasal dari jenis bambu seperti Bambu Jepang, Bambu Kuning dan Bambu Rejeki. Namun, ada beberapa jenis Tanaman Hias Batang yang tidak berasal dari jenis bambu, yaitu kaktus dan kamboja.
Read More

    Text Widget

    Followers