Monday, January 30, 2017

Cara Menanam Adenium dari Batang

Budidaya tanaman hias menjadi salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi para pencinta tanaman. Adalah Adenium, salah satu jenis tanaman hias yang banyak dibudidayakan karena keindahan dan keunikannya. Tanaman hias yang berasal dari daerah Afrika ini dapat dibudidayakan melalui penanaman lewat biji maupun melalui batang.


Penanaman dari batang sendiri, terdapat dua cara yaitu dengan setek batang, dan sambung batang. Kedua cara menanam ini merupakan cara yang mudah dan cepat dalam budidaya tanaman adenium. Masing-masing teknik penanaman adenium dari batang memiliki keunggulan dan kekurangan. Teknik penanaman dengan setek merupakan cara yang mudah dan praktis untuk mencetak bibit baru. Teknik ini juga memiliki pengaruh yang kecil terhadap kualitas adenium yang dihasilkan.

Kualitas hasil adenium akan bagus jika batang yang dipilih pada tahap penyetekan juga baik dan sehat. Sedangkan, teknik sambung batang memang lebih rumit dan memerlukan ketelitian yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan teknik setek. Pada artikel ini akan dibahas cara menanam adenium dari batang melalui teknik setek dan sambung batang.

Cara menanam adenium dengan setek batang :

  1. Siapkan tanaman adenium yang ingin di setek, pisau yang steril, dan larutan perangsang akar.
  2. Pilih tanaman adenium yang sehat, sudah cukup umur, dan memiliki batang yang lurus.
  3. Potong cabang yang dipilih dengan arah miring dengan ukuran kurang lebih 20-25 cm.
  4. Potong pangkal ranting maupun daun yang terlalu banyak. Daun maupun ranting disisakan sebanyak 2-3 buah.
  5. Olesi bagian bekas pemotongan dengan larutan perangsang akar. Kemudian letakan batang adenium pada tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung selama 7 hari untuk mengeringkan bekas pemotongan batang.
  6. Tanam potongan batang pada media tanam yang terdiri dari sekam bakar dan serabut kelapa dengan rasio 1:1. 
  7. Letakan tanaman adenium yang telah ditanam pada tempat teduh. Penyiraman dapat dilakukan selama 2 hari sekali, agar batang adenium tidak cepat busuk. Setelah kurang lebih 2 minggu, setek akan tumbuh tunas.

Cara menanam adenium dengan sambung batang:

  1. Siapkan tanaman adenium yang ingin disambung batang dan pisau tajam yang disterilkan.
  2. Pilih tumbuhan adenium yang memiliki ukuran batang cenderung besar, dan sehat.
  3. Potong bagian batang yang lebih besar seperti huruf V. Bagian ini akan digunakan sebagai bagian bawah.
  4. Pilih batang adenium sehat yang kedua untuk bagian atas. Potong batang adenium tersebut dengan bentuk huruf V terbalik untuk penyambungan. Potong daun dan ranting pada batang yang terlalu banyak sampai menyisakan dua daun.
  5. Satukan kedua batang yang telah dipotong dan ikat menggunakan tali plastik.
  6. Gunakan plastik transparan untuk melakukan penyungkupan selama 7 hari. Usahakan sambungan dapat tertutup plastik dengan sempurna sehingga sambungan tidak akan terkena air. 
  7. Buka sungkup plastik setelah 7 hari. Letakan batang sambungan pada tempat teduh dan bersirkulasi udara baik. Lakukan penyiraman rutin selama 2 hari sekali. Sambungan kedua batang adenium ini akan mengeluarkan tunas dalam waktu 2-3 bulan.

Baik dengan metode setek maupun metode sambung batang, penanaman tanaman adenium sebaiknya memperhatikan beberapa hal, yakni penyiraman, peletakan, dan media tanam. Penyiraman adenium dilakukan secukupnya dan tidak berlebihan. Tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan pertumbuhannya terhambat dan akar menjadi busuk.

Tanaman adenium sebaiknya diletakkan ditempat yang mendapatkan sinar matahari yang penuh. Hal ini dikarenakan daerah asal adenium yang berasal dari tempat panas. Dan terakhir, media tanam adenium sebaiknya menggunakan tanah porous yang mudah mengalirkan air, sehingga akar tanaman tidak menjadi busuk.

0 comments:

Post a Comment

    Text Widget

    Followers