Thursday, February 2, 2017

Cara Menambah Kaki Ganda pada Durian

Penambahan kaki pada tanaman atau yang disebut sebagai kaki ganda adalah suatu metode penambahan kaki batang tanaman pada tanaman batang tunggal (utama). Pada mulanya metode ini ditemukan sebagai penanggulangan saat adanya serangan penyakit phytophthota pada jaringan kulit hingga jaringan xilem tanaman. Pengaplikasian kaki ganda memungkinkan tanaman terselamatkan oleh batang cadangan, saat batang utama terserang penyakit dan mati. Metode penyambungan kaki ganda juga seringkali disebut sebagai sambung sisip, dimana jaringan kambium batang cadangan ditempelkan ke jaringan kambium batang utama.

Kaki Ganda Pada Pohon Durian
Apa saja keistimewaan kaki ganda? Metode ini memiliki banyak manfaat bagi tanaman, yakni mengurangi resiko penyakit akar dan batang (seperti Phytophtora palmivora), menyebabkan akar tanaman menjadi kuat, suplai nutrisi tanaman tercukupi, mempercepat pertumbuhan, meningkatkan produksi, serta menghasilkan tanaman yang unik dan cantik. Hal ini menunjukan metode kaki ganda memiliki peluang keuntungan yang bagus untuk dapat diaplikasikan pada tanaman durian. Untuk dapat diaplikasikan, biasanya batang utama yang dipilih adalah yang berasal dari tanaman durian lokal yang mampu bertahan dengan iklim dan tanah tempat tanaman tersebut ditanam. Sedangkan, batang calon kaki dapat berasal dari jenis / varietas apa saja asalkan masih merupakan tanaman durian. Bagaimana cara melakukan penambahan kaki pada tanaman durian? Berikut ini adalah prosedur yang dapat dilakukan untuk menambahkan kaki pada tanaman durian.

  1. Siapkan pohon durian yang ingin disambung sisip, pisau steril yang tajam, tali rafia dan plastik pembungkus transparan yang dapat menutup dengan rapat. 
  2. Pilih tanaman beberapa durian yang sehat, dan segar untuk ditambahkan kakinya. Setelah tanaman durian dipilih, diberi perlakuan khusus dengan mengurangi penyiraman dan tidak memberikan pupuk selama 2-3 minggu. Hal ini dimaksudkan untuk mengkondisikan tanaman durian agar memiliki kandungan air rendah dan kambium yang lebih tebal. 
  3. Letakkan tanaman durian batang utama dan tanaman batang calon kaki cadangan dalam satu polybag. Dalam sekali pemasangan, jumlah maksimal kaki tambahan yang boleh dipasangkan adalah 3 kaki. Jumlah pemasangan kaki yang berlebihan dapat mengakibatkan batang utama menjadi stress dan mati.
  4. Kupas kulit tanaman durian batang utama dari bawah ke atas, pada tinggi yang sesuai dengan tinggi calon kaki cadangan. Usahakan agar kambium batang utama tidak tergores ataupun rusak. Kulit batang yang dikupas jangan dipotong habis, sisakan untuk menutup batang calon kaki tambahan yang nantinya akan disisipkan.
  5. Potong batang calon kaki cadangan dengan bentuk V terbalik. Sisi bagian batang yang terluka dilekatkan pada bagian batang utama yang sudah dikupas. Tutupi batang calon kaki tambahan dengan kulit batang utama yang sudah disisakan. Lakukan hal yang sama pada batang calon kaki tambahan lainnya, jika kaki yang ditambahkan lebih dari satu.
  6. Lapisi dan bungkus sambungan baru tersebut menggunakan plastik transparan dengan rapat. Usahakan agar sambungan terhindar dari air dan penguapan.
  7. Biarkan ikatan pada sambungan batang sampai 4 minggu atau lebih sampai batang terlihat agar tercekik, baru dibuka. 
  8. Untuk kaki tambahan yang akan ditambahkan pada periode berikutnya, tempatkan kaki tersebut diatas mata okulasi untuk memperkuat arsitektur tanaman serta menghindari hama dan jamur penyakit.

Video Tutorial Panduan Membuat Kaki Ganda

Penambahan kaki pada tanaman durian ini paling baik dilakukan saat tanaman durian masih muda usianya. Pada saat usia pohon masih muda, batang pohonnya masih lentur sehingga mudah untuk dilekatkan. Ukuran batang utama sebaiknya lebih besar daripada batang kaki tambahan.
Read More

Tiga Cara Sederhana Melubangi Pipa Hidroponik

Dalam sistem cocok tanam hidroponik, pipa PVC menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan. Baik yang berfungsi sebagai penyangga, pengalir nutrisi, maupun wadah penampung nutrisi. Untuk dapat berfungsi sebagai ketiga fungsi tersebut, tak jarang pipa PVC perlu diberi lubang. Cara termudah untuk membuat lubang pada pipa PVC adalah dengan menggunakan bor listrik. Namun, bagaimana jika tidak memiliki bor listrik? Ada beberapa cara membuat lubang pada pipa PVC.


Cara 1 : Memanaskan pipa sebelum dipotong


  1. Siapkan alat dan bahan berupa pipa PVC, pola lingkaran pada kertas, lilin, pulpen, dan cutter.
  2. Buat pola lingkaran pada kertas dengan ukuran diameter lubang yang diinginkan.
  3. Salin/jiplak pola yang sudah dibuat pada kertas ke badan pipa PVC.
  4. Setelah pola lingkaran sudah tergambar pada pipa, panaskan dengan lilin bagian pipa yang ingin dipotong (pada pola lingkaran). Pemanasan ini berfungsi untuk mempermudah saat pipa PVC akan dipotong dengan cutter. Namun, pemanasan yang dilakukan jangan sampai terlalu panas karena malah dapat menyebabkan pipa PVC menjadi sulit dipotong dan rusak.
  5. Potong bagian yang sudah dipanaskan dengan menggunakan cutter.
  6. Pipa PVC untuk hidroponik sudah terlubangi. Ulangi langkah diatas untuk membuat lebih dari satu lubang pada pipa PVC.

Cara 2 : Melubangi pipa dengan pisau


  1. Siapkan alat dan bahan berupa pulpen untuk memberikan tanda, penggaris, gergaji besi, pisau/cutter yang tajam.
  2. Beri titik pusat lingkaran pada pipa PVC. Kemudian buat lagi empat titik disekeliling titik pusat membentuk bujur sangkar yang mengurung titik pusat. Jarak antara keempat titik ini dengan titik pusat lingkaran adalah ukuran jari-jari lingkaran yang ingin dibuat.
  3. Beri garis pada keempat titik sehingga membentuk pola bujur sangkar. Kemudian potong bujur sangkar dengan gergaji besi. 
  4. Dari pola yang sudah terpotong, buat garis melingkar dimana keempat titik sudut bujur sangkar berada pada garis lingkaran tersebut.
  5. Potong dan rapikan pola dengan menggunakan pisau/cutter, sehingga akan terbentuk lubang berpola lingkaran.
  6. Pipa PVC untuk hidroponik sudah terlubangi. Ulangi langkah diatas untuk membuat lebih dari satu lubang pada pipa PVC.

Cara 3 : Melubangi pipa dengan pipa besi


  1. Siapkan alat dan bahan berupa pipa PVC, pisau/cutter, amplas, lilin/kompor, pipa besi. 
  2. Tentukan ukuran lubang yang ingin dibuat pada pipa PVC. Sesuaikan ukuran diameter pipa besi yang digunakan dengan ukuran lubang yang ingin dibuat.
  3. Amplas salah satu ujung pipa besi agar sedikit lebih tajam.
  4. Beri tanda titik pada pipa PVC yang akan diberi lubang.
  5. Panaskan ujung pipa besi yang telah ditajamkan dengan lilin/kompor. Gunakan sarung tangan saat memanaskan pipa.
  6. Setelah dirasa cukup panas, tekan ujung pipa besi yang telah ditajamkan pada bagian pipa PVC yang telah diberi tanda. Lakukan langkah ini dengan gerakan memutar pipa besi sampai pipa besi panas yang digunakan, dapat menembus pipa PVC.
  7. Lepaskan pipa besi panas tersebut. Cungkil potongan pipa PVC jika potongan tersebut menempel pada ujung pipa besi.
  8. Rapikan lubang yang terbentuk pada pipa PVC.
  9. Pipa PVC untuk hidroponik sudah terlubangi. Ulangi langkah diatas untuk membuat lebih dari satu lubang pada pipa PVC.

Video Tutorial Membuat Netpot Tanpa Bor

Ketiga cara ini dapat menjadi alternatif pembuatan lubang pipa PVC untuk hidroponik jika tidak menggunakan bor listrik.
Read More

Wednesday, February 1, 2017

Bunga Hias Kembang Sepatu, Sang Tabib Pengobatan

Tanaman hias dengan nama latin Hibiscus rosa-sinensis atau yang dikenal dengan nama kembang sepatu, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan pengobatan. Tanaman yang diduga berasal dari Asia Timur ini, memiliki karakteristik bunga yang berwarna merah dengan kelopak berjumlah 5 buah. Sama seperti manfaat buah naga pada artikel terdahulu, semua bagian pada tanaman kembang sepatu, mulai dari bunga sampai akar, memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan. Apa saja manfaat pengobatan tanaman hias dari family Malvaceae ini? Bagaimana memanfaatkan bagian-bagian tanaman ini untuk pengobatan?


Manfaat Bunga Kembang Sepatu Untuk Pengobatan


  1. Memperlancar peredaran darah serta menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol.
  2. Obat sulit buang air kecil. Memiliki efek diuretik untuk melancarkan saluran kemih.
  3. Obat flu, dan infeksi. Untuk obat flu dan infeksi, bunga kembang sepatu dapat dimanfaatkan karena bagian bunganya bermanfaat untuk menangkal radikal bebas. Daun kembang sepatu juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi infeksi, karena daun tanaman ini kaya akan vitamin C dan antioksidan. Infeksi seperti batuk dan sariawan dapat diobati dengan air rebusan daun kembang sepatu yang diminum atau dijadikan obat kumur.
  4. Obat demam. Untuk menurunkan demam, bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah daun kembang sepatu sebanyak 50 gr ditambah daun pepaya setengah lembar dan garam Inggris 10 gr yang direbus dengan ½ liter air dan diminum airnya. Selain diminum, air rebusan tersebut juga dapat dipergunakan untuk mengkompres. Hal ini disebabkan daun kembang sepatu memiliki sifat anti-piretik yang ampuh untuk menurunkan panas.
  5. Obat sakit kepala. Pengobatan sakit kepala dengan daun kembang sepatu dilakukan dengan memanfaatkan air rebusannya sebagai kompres, maupun untuk diminum.
  6. Obat Gondok. Air rebusan daun kembang sepatu dapat digunakan untuk mengobati gondok. Selain rebusan, pastanya juga dapat digunakan sebagai obat balur luar.
  7. Pencegahan rambut rontok. Pencegahan ini dilakukan dengan menjadikan lendir pada bagian daun sebagai bahan masker  yang dioleskan pada rambut. Caranya dengan menghaluskan daun kembang sepatu dan menambahkan dengan sedikit minyak kelapa. Setelah didiamkan sejenak, dapat dioleskan ke permukaan rambut. Selain mencegah rambut rontok, tanaman kembang sepatu juga bermanfaat untuk menjaga rambut agar tetap hitam dan berkilau. 
  8. Mengobati bisul.
  9. Membantu melancarkan pencernaan dan mengobati sembelit.
  10. Menambah energi dan menurunkan berat badan. Teh kembang sepatu memiliki kandungan yang bermanfaat untuk menurunkan lemak dan kalori pada tubuh serta mengembalikan energi yang hilang.
  11. Mendukung kinerja hati dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  12. Menjaga kesehatan kulit. Bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat ? Anda bisa menggunakan bunga kembang sepatu, kandungan minyak pada bagian daun dan bunga kembang sepatu, dapat digunakan untuk mengangkat sel mati, meregenerasi kulit yang rusak, menghaluskan kulit dan mencegah penuaan dini. Manfaat ini didapat dengan cara menggunakan meremas bagian daun dan ditempelkan pada bagian kulit. Sedangkan bagian bunga diolah dengan menjadikannya masker wajah.
Untuk penggunaan obat luar, daun kembang sepatu ditumbuk dan dihaluskan. Daun yang telah ditumbuk dapat dibalurkan sebagai obat luar.

 Ternyata manfaat dari kembang sepatu untuk pengobatan banyak, bukan? Rasanya tidak rugi jika mulai melakukan budidaya tanaman hias kembang sepatu. Selain dapat memperindah dan menyejukan halaman rumah, manfaat pengobatan herbal juga bisa diperoleh. Tanaman hias kembang sepatu dapat diperoleh pada toko online bibitbunga.com dengan harga yang terjangkau. Hanya dengan biaya berkisar Rp 40.000,- sampai Rp 85.000,-  manfaat pengobatan kembang sepatu sudah bisa dihadirkan di pekarangan rumah sendiri.
Read More

Tips Meningkatkan Produktivitas Pohon Jambu Air

Tanaman jambu air yang ditanam tumbuh dengan baik, memiliki cabang dan daun yang lebat, tetapi tidak berbuah? Pada tanaman jambu air, biasanya proses tumbuhnya buah terjadi pada saat pohon berusia 6 sampai 12 bulan. Ada berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab pohon jambu air belum berbuah, misalnya pemupukan berlebih, dan bunga yang gagal menjadi buah.

Pemupukan berlebih biasanya terjadi saat salah satu unsur pupuk, seperti nitrogen diberikan secara berlebihan. Pemberian yang berlebihan ini menyebabkan tanaman jambu menjadi sehat dan berdaun lebat namun tidak dapat berbuah. Hal ini dikarenakan, tanaman jambu air kekurangan cahaya matahari untuk memasak makanan.


Faktor kedua yang umumnya terjadi adalah bunga yang belum cukup kuat untuk menjadi buah. Bunga pada tanaman jambu yang telah muncul gugur sebelum menjadi buah disebabkan oleh beberapa hal, seperti kekurangan air, gangguan penyakit atau hama tanaman, cuaca yang ekstrim, maupun penyemprotan yang kurang sesuai. Adakah cara yang dapat dilakukan untuk membuat pohon jambu air menjadi produktif kembali? Berikut delapan tips yang dapat dilakukan untuk membuat pohon jambu air berbuah lebat. 

  1. Lakukan pemupukan yang kedua setelah melalui waktu 6 bulan dari masa tanam. Pemupukan ini dibuat dari 15 kg pupuk kandang dan pupuk TS 100-150 gram. Pemupukan ini dapat dilakukan kembali setelah 3-4 bulan. Selain dengan pupuk kandang, pupuk organik juga tetap diperlukan sampai pohon berusia 2 tahun.
  2. Penyiraman dilakukan setelah pemupukan. Penyiraman tanaman jambu dengan air PAM perlu dilakukan pengendapan air selama semalam. Hal ini dikarenakan air PAM mengandung kaporit yang kurang baik bagi tanaman.
  3. Saat usia pohon mencapai 6-8 bulan, sebaiknya dilakukan perontokan daun sampai pada setiap rantingnya hanya tersisa beberapa helai daun pada bagian pucuk. Daun pohon jambu yang dirontokkan akan merangsang pohon jambu untuk berbuah. Namun, perontokan daun juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan pohon dan cuaca sekitar. Jangan melakukan perontokan daun saat kondisi undara sangat panas.
  4. Selain perontokan daun, pada tanaman jambu juga perlu dilakukan pemangkasan. Pemangkasan ini dilakukan pada bagian tanaman jambu (ranting dan cabang) yang rusak, tidak produktif, dan mengarah ke dalam. Pemotongan yang dilakukan, diusahakan miring ke arah dalam agar tidak terkena air hujan. Bagian terpotong yang terkena air hujan dapat menyebabkan terjadinya pembusukan serta timbul penyakit akibat virus atau bakteri. Hal ini dapat dicegah dengan mengolesi bagian yang terpotong dengan cat atau parafin. 
  5. Lakukan pengikatan pada batang tanaman dengan kawat. Hal ini dilakukan agar pengangkutan karbohidrat ke bagian akar terhambat. Penumpukan karbohidat pada bagian daun dan cabang akan merangsang pohon jambu untuk berbuah.
  6. Lakukan penyemprotan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) selama 2 minggu sekali. Larutan yang disemprotkan sebanyak 1 cc atonik yang dilarutkan dalam 1-2 liter air. Penyemprotan ini juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan, yakni saat udara di lingkungan sekitar pohon jambu air tidak terlalu panas.
  7. Untuk mencegah terjadinya pemadatan media tanam, tanah pada pohon jambu perlu dilakukan penggemburan. Penggemburan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari terjadinya kerusakan akar. 
  8. Lakukan teknik stes air. Teknik ini merupakan teknik yang dilakukan dengan tidak menyirami pohon jambu selama 2-3 hari. Hal ini dilakukan agar daun pada pohon tidak tumbuh terlalu lebat sehingga dapat merangsang tanaman untuk dapat berbuah. Namun, sebelum melakukan teknik ini, pastikan tanaman dalam kondisi yang sehat agar tanaman tidak menjadi layu dan mati.
Read More

Tuesday, January 31, 2017

7 Langkah Sederhana Menanam “Si Merah Keriting” dalam Pot

Cabe merah keriting merupakan salah satu jenis cabe yang mudah untuk ditanam sendiri dirumah. Tanaman perdu dengan nama latin Capsicum annuum L. Ini, dapat ditanam di lahan terbuka. Namun, jika lahan terbuka yang dimiliki tidak mencukupi, tanaman cabe merah keriting ini juga bisa ditanam di dalam pot. Bagaimana caranya?


Cara menanam cabe merah keriting dalam pot:


1. Penyiapan bibit
Bibit cabe merah keriting yang digunakan untuk budidaya dipersiapkan. Ciri-ciri bibit cabe yang dipilih adalah yang matang sempurna, kulit cabe segar dan tidak memiliki cacat di badan buah. Bibit dipotong membujur dan diambil bijinya. Kemudian biji cabe direndam dalam air. Biji cabe yang baik dan berisi akan tenggelam dalam air. Setelah diseleksi, biji cabe dijemur sampai kering agar dapat disemai.

2. Persemaian dan pembibitan
Pesemaian dapat dilakukan pada tray, maupun polybag yang sudah diberi lubang untuk drainase. Media semai yang disiapkan, terdiri dari tanah bagian atas (top soil), pupuk kandang, dan arang sekam. Perbandingan campurannya sebesar 1:1:1. Campuran media semai ini diaduk, diayak, dan dimasukan ke dalam tempat persemaian. Kemudian, media semai didiamkan selama kurang lebih 1 minggu di tempat yang terlindung dari  hujan dan sinar matahari langsung. Kemudian, bibit cabe direndam dalam air hangat selama kurang lebih 3 jam. Bibit ditebarkan secara merata pada media semai dengan jarak yang cukup sehingga akar tidak rusak pada saat dipindahkan. Bibit yang telah disemai, disiram secukupnya (kurang lebih kelembapannya mencapai 60%) dan diletakan pada tempat teduh. Bibit akan membentuk kecambah dalam waktu 7-10 hari. Kemudian, bibit dapat dipindahkan ke pot pembesaran setelah 25-30 hari.

3. Persiapan Media tanam dan pemindahan bibit
Media tanam untuk pembesaran tanaman cabe merah keriting terdiri dari tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan rasio 1:1:1. Media tanam ini dimasukan ke dalam pot hingga mencapai 1/3 bagian. Setelah media tanam siap, pindahkan bibit cabe keriting ke media pembesaran dengan hati-hati. Tanaman cabe  akan tumbuh dengan baik pada kondisi tanah yang gembur dan memiliki pH 5,5-7,0. 

4. Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman cabe merah keriting dapat dilakukan dengan penyiraman, penyiangan dan pemasangan tiang ajir. Penyiraman air pada tanaman cabe dilakukan secukupnya (minimal 1 kali sehari saat matahari bersinar terik) agar tanaman cabe tidak mudah terserang jamur/bakteri. Penyiangan dilakukan dengan membersihkan rumput liar yang dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan tanaman cabe. Sedangkan, pemasangan tiang ajir dilakukan untuk memperkokoh tanaman cabe. Namun, pemasangan tiang ajir harus dilakukan pada waktu yang tepat yakni segera setelah penanaman tanaman cabe agar tidak merusak akar tanaman.

5. Pemupukan
Pemupukan tanaman cabe keriting dalam pot dapat dilakukan dengan:

  • Pupuk NPK ditaburkan disekitar pangkal batang saat tanaman berumur 15-20 hari. Pemberian pupuk dilakukan saat media tanam berada dalam kondisi basah, sehingga nutrisinya mudah terserap. Pemupukan dilakukan setiap 10 hari sekali, selama 2 bulan pertama. Kemudian pemupukan dapat dikurangi menjadi seminggu sekali
  • Pemberian pupuk NPK harus diimbangi dengan pupuk organik secara bergantian. Penggunaan pupuk organik yang lebih dominan akan meningkatkan umur tanaman cabe.
  • Tanaman cabe dapat diberikan pupuk daun untuk mencukupi kebutuhan unsur hara makro.

6. Penanggulangan hama dan penyakit
Hama yang biasanya menyerang tanaman cabe keriting adalah kutu daun dan trips. Hama pada tanaman cabe ini dapat dikendalikan dengan pemberian pestisida sistemik maupun penyemprotan insektisida. Selain hama, tanaman cabe juga dapat terserang penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Tanaman cabe yang terserang bakteri dapat ditanggulangi dengan bakterisida, sedangkan yang terserang jamur dapat diberikan fungisida.

7. Panen
Cabe keriting dapat mulai dipanen saat tanaman sudah berusia 90 hari.

Download Ebook Budidaya Cabe Merah Keriting
Read More

Cara Membuat Hidroponik Sistem Tetes

Dekade ini, teknologi bercocok tanam tengah mengalami perkembangan yang pesat. Salah satu teknologi tersebut adalah sistem hidroponik. Sistem cocok tanam tanpa tanah yang menggunakan air sebagai media tanam ini, terbagi menjadi 8 sistem secara umum, yaitu :

  1. Sistem Statis
  2. Sistem Wick
  3. Sistem Run to Waste (siram)
  4. Sistem Water Culture
  5. Sistem Nutrient Film Technique (NFT)
  6. Sistem Ebb and Flow
  7. Sistem Tetes
  8. Sistem Aeroponik

Salah satu sistem hidroponik yang banyak diaplikasikan pada skala industri karena kemudahan operasinya adalah sistem tetes. Sistem tetes (drip irigation) dilakukan dengan memberikan larutan nutrisi secara bertahap, setetes demi setetes sepanjang waktu sehingga memungkinkan tanaman mendapat suplai nutrisi yang cukup dan mencegah terjadinya kebusukan. 

Sistem tetes terbagi menjadi 2 jenis, yakni sistem tetes resirkulasi dan sistem tetes non-resirkulasi. Sistem resirkulasi bekerja dengan cara menggunakan sirkulasi larutan secara berulang. Sistem tetes ini lebih efisien karena tidak ada nutrisi berlebih yang akan terbuang. Namun, sistem resirkulasi memerlukan pengaturan pH yang baik karena setelah berulang beberapa siklus putaran, pH larutan nutrisi akan berubah.

Sistem Resirkulasi
Sedangkan pada sistem kedua, sistem non-resirkulasi bekerja dengan mengalirkan nutrisi kepada tanaman tanpa penggunaan berulang. Sisa nutrisi berlebih akan dibuang ke penampungan dibawah pot, tetapi biasanya cairan nutrisi yang terbuang sangat sedikit. Sistem non-resirkulasi membutuhkan timer yang lebih presisi untuk memastikan tanaman akan mendapatkan cukup larutan nutrisi.

Sistem Non Resirkulasi
Pembuatan alat pada sistem tetes membutuhkan biaya yang relatif sedikit. Bagaimana cara pembuatannya?

  • Siapkan peralatan berupa drip emitter, selang inlet ± 5 mm, pipa  PVC atau selang PE (1/2 " atau 3/4”, untuk skala kecil, atau 2”-3“ untuk skala besar), disc filter, pompa, pot/polybag yang berisi tanaman, timer dan wadah penampung nutrisi. Selang inlet dan drip emitter berfungsi sebagai pengalir nutrisi dari pipa ke akar tanaman. Pada polybag/pot, pastikan bagian bawah wadah sudah diberi lubang untuk mengalirkan sisa nutrisi berlebih. 
  • Pasang pipa pengalir nutrisi di sekitar pot/polybag tanaman. Panjang pipa yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Hubungkan pipa nutrisi ini dengan pompa dan wadah penampung nutrisi pada satu sisi serta dengan dripper pada sisi satunya. Daya pompa yang dipakai disesuaikan dengan kebutuhan. Perhatikan pula beberapa varibel saat memilih pompa yang akan digunakan, seperti selisih ketinggian antara wadah penampung nutrisi dan tanaman pada pot, debit keluaran maksimum pompa, serta ukuran sistem drip. 
  • Pasang disc filter pada pipa yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penyumbatan aliran nutrisi. Filter ini dipasang setelah saluran output pompa.
  • Untuk membuat sistem resirkulasi, pasang saluran balik dari bagian bawah pot/polybag menuju ke wadah penampungan nutrisi. Sedangkan untuk membuat sistem non-resirkulasi, cukup letakan penampung pada bagian bawah pot/polybag untuk menampung kelebihan cairan nutrisi.  
  • Lakukan uji coba dengan air biasa. Tempatkan gelas ukur pada ujung driper untuk mengukur volume keluaran air. Lakukan pengukuran jumlah air yang mengalir selama waktu tertentu.
  • Atur laju aliran air sesuai dengan kebutuhan nutrisi tanaman. Pasangkan timer untuk mengatur kapan dan jeda/frekuensi pemberian tetesan nutrisi.
  • Sistem tetes hidroponik sudah dapat dipasang pada tanaman. Peralatan pada sistem ini perlu dicek secara berkala agar kebutuhan nutrisi yang dialirkan sesuai dengan kebutuhan tanaman, serta akan mudah diatasi jika terjadi suatu kendala.
Video Hidroponik Sistem Tetes
Read More

Monday, January 30, 2017

Bibit Tanaman Buah Langka

Karena keunikannya, keberadaan maupun bibitnya yang tidak mudah ditemukan, beberapa tanaman buah berikut digolongkan sebagai tanaman buah langka.

1. Katulampa
Katulampa merupakan salah satu pohon yang cukup langka. Pohon ini dapat tumbuh hingga mencapai 30 meter. Buahnya berwarna jingga ketika matang.

2. Jeruk jari buddha


Tanaman buah ini merupakan tanaman buah yang berasal dari China dan Myanmar. Buah dengan nama C. medica var. sarcodactylis ini, biasanya digunakan untuk keperluan ritual upacara dan pembuatan ramuan tradisional. Buah ini dikenal dengan nama Jeruk kuku macan di daerah Aceh. Buah ini memiliki bentuk jari tangan yang setengah mengepal dengan tekstur kulit yang tebal. Jeruk jari buddha memiliki rasa yang pahit dan getir.

3. Nangka tanpa kulit
Bibit buah ini menghasilkan buah nangka yang tidak memiliki kulit, sehingga nangka dapat langsung diambil tanpa perlu membuka kulitnya.

4. Nangka Merah


Nangka merah memiliki daging buah berwarna merah, dengan rasa manis yang serupa dengan nangka kuning.

5. Duku tanpa biji
Bibit tanaman ini menghasilkan buah duku yang tidak akan terasa pahit saat memakannya karena buah duku ini tidak mengandung biji yang menyebabkan rasa pahit saat tergigit.

6. Jaboticaba


Bibit tanaman yang berasal dari Brazil ini dapat menghasilkan buah dengan 7 rasa yaitu jambu biji, manggis, leci, srikaya, anggur, sirsak, dan markisa. Buah tanaman ini dinilai potensial karena merupakan anti kanker dan memiliki antioksidan yang tinggi.

7. Durian duri hitam (Ochee)
Buah durian duri hitam merupakan salah satu jenis durian unggul yang berasal dari Malaysia Utara. Buah ini memiliki daging buah yang berwarna kuning keemasan dengan tekstur lembut dan creamy, rasa daging yang manis legit dengan bau harum. Durian ini memiliki isi satuan daging yang lebih banyak dibanding durian dari jenis lainnya.

8. Sawo hitam


Buah asal Meksiko timur yang memiliki nama lain Black Sapote ini, memiliki kulit berwarna hijau dan daging buah berwarna coklat. Rasa buah ini menyerupai puding / agar-agar rasa coklat. Buah dengan diameter 5-10 cm ini, rendah akan lemak, namun kaya vitamin C. Kandungan inilah yang menyebabkan banyak orang yang memanfaatkannya sebagai pengganti coklat batangan.

9. Strawberry guava
Tanaman ini dapat tumbuh dengan mencapai tinggi 150 cm. Buah dari tanaman yang berasal dari Brazil ini memiliki rasa yang manis-asam menyegarkan, serta kaya akan antioksidan.

10. Mangga kelapa


Bibit buah ini dapat menghasilkan buah mangga kelapa yang beratnya 800 gr – 2 kg. Buah ini memiliki penampakan dari luar yang serupa dengan kelapa gading, dengan daging buah yang tebal, lunak, tidak berserat, mengandung banyak air dan rasanya manis seperti mangga.

11. Biwah / Loquat
Merupakan tanaman asal China yang menghasilkan buah dengan rasa manis. Daun pada tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat terapi dan kecantikan.

12. Kelapa Thailand pandan wangi


Kelapa pandan wangi yang berasal dari Thailand ini memiliki air kelapa yang manis dengan aroma pandan.

13. Cempedak durian
Merupakan buah cempedak dengan aroma durian, sehingga dinamakan sebagai cempedak durian.

14. Cherry vietnam


Tanaman yang berasal dari Vietnam ini memiliki buah dengan rasa manis dan bertekstur renyah. Produksi buah pada tanaman ini mencapai puncak pada bulan September. Tanaman ini biasanya diiperbanyak melalui teknik cangkok.

15. Durian merah
Durian merah merupakan salah satu varietas durian yang memiliki daging buah berwarna merah. Buah dengan nama latin Durio graveolens ini merupakan buah unggulan dari daerah Jawa Timur yang berbuah satu kali dalam setahun. Biji pada buah durian jenis ini cenderung lebih kecil, daging buahnya juga lebih manis, dengan kadar alkohol yang lebih rendah.
Read More

    Text Widget

    Followers