Tuesday, January 24, 2017

Macam-Macam Tanaman Pangan

Sebagian besar dari kita pasti pernah mendengar tentang istilah ini di lingkungan sekitar kita, bahkan mungkin kita juga pernah memakai istilah ini : “Kalau belum makan nasi , berarti belum makan”. Istilah tersebut muncul karena sebagian besar penduduk Indonesia terbiasa mengkonsumsi nasi (beras/padi) sebagai makanan pokoknya. Kita sudah menjadi sangat terbiasa bahkan tergantung dengan tanaman satu itu hingga kita merasa belum kenyang (belum makan) jika belum makan nasi.


Tapi, tahukah kita jika jenis tanaman pangan tidak hanya padi (nasi) yang biasanya kita konsumsi ? Ada banyak sekali varietas tanaman pangan yang dapat pula kita konsumsi sebagai pengganti nasi, namun secara garis besar, tanaman pangan tersebut dapat kita kategorikan menjadi 3 jenis tanaman pangan, yaitu : biji-bijian, kacang-kacangan, umbi-umbian.

Berikut ini kami akan menjabarkan mengenai macam-macam tanaman pangan beserta nama latinnya yang merupakan bagian dari 3 jenis tanaman pangan tersebut, sehingga mungkin di suatu hari nanti Anda mungkin ingin mencoba tanaman pangan tersebut untuk menggantikan nasi (padi) dalam rangka meningkatkan kesehatan atau mungkin melakukan penghematan.

Tanaman Pangan Biji-Bijian

Pada jenis tanaman pangan biji-bijian, bagian yang digunakan adalah biji atau bulir dari tanaman pangan tersebut yang nantinya digunakan sebagai sumber karbohidrat untuk kita konsumsi sehingga memenuhi syarat untuk menjadi tanaman pangan yang memberikan nutrisi.
  • Padi (Oryza sativa)

Padi merupakan primadona dari segala macam tanaman pangan yang ada di dunia. Hampir setengah dari populasi penduduk dunia dipastikan mengkonsumsi beras (padi). Di Indonesia sendiri, padi atau beras dinobatkan menjadi tanaman pokok setelah kebijakan Presiden RI kedua, Soeharto, yang menjadikan padi atau beras menjadi makanan pokok Indonesia. Secara biologis, padi merupakan kerabat dekat dari golongan rumput-rumputan (Poaceae) dengan ciri fisik berakar serabut dengan batang berkuku dan berongga.
  • Jagung (Zea mays sp)

Dalam perihal tanaman pangan yang paling sering dikonsumsi oleh penduduk dunia, jagung menempati posisi runner up setelah padi. Berbeda dengan padi yang masih kerabat dekat dengan golongan Poaceae, jagung merupakan bagian dari family Poaceae dengan ciri yang hampir sama dengan padi yaitu berakar serabut dengan batang tegak dan beruas. Untuk kategori bahan pangan, pengolahan jagung lebih mudah daripada padi dan bahkan terkadang, dua jenis tanaman pangan ini dijadikan satu kombinasi dalam suatu menu makanan.

Tanaman Pangan Kacang-Kacangan

Jenis tanaman pangan selanjutnya adalah dari jenis kacang-kacangan yang merupakan kerabat dekat dengan polong-polongan (Fabaceae) dengan ciri fisik merupakan tumbuhan berkeping dua (dikotil), dengan ukuran fisik yang cukup besar, dan banyak mengandung karbohidrat, protein serta zat besi.
  • Kacang Tanah (Arashis Hypogeae)

Contoh tanaman pangan dari jenis kacang-kacangan yang paling sering kita temui bahkan konsumsi adalah kacang tanah. Famili dari golongan Fabaceae ini memiliki ciri fisik berupa akar tunggang, memiliki nodul (bintil), batang pendek dan tunggal serta memiliki polong yang tumbuh di dalam tanah. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di Indonesia karena kondisi iklim yang sangat mendukung serta kondisi tanah di Indonesia yang sangat subur. Budidaya tanaman satu ini dinilai sangat sederhana namun menguntungkan. Harga kacang tanah kupas untuk jenis kering bisa mencapai Rp 18.000, sangat menggiurkan bukan.

Tanaman Pangan Umbi-Umbian

Secara definitif, tanaman pangan umbi-umbian adalah tanaman yang mengalami modifikasi atau perubahan berupa bentuk, ukuran maupun fungsi dari bagian organ lain suatu tumbuhan. Secara global, fungsi yang berubah dari organ lain tersembu mengarah kepada fungsi menyimpan karbohidrat, sehingga umbi-umbian dapat dikategorikan menjadi tanaman pangan. Jenis umbi-umbian dapat dibedakan menjadi 3 jenis , yaitu : umbi batang , akar dan lapis.
  • Singkong

Jika Anda adalah seseorang lahir di era 80an pasti Anda tidak asing dengan lagu “Singkong dan Keju” yang dinyanyikan oleh (Alm.) Arie Wibowo. Lagu ini sangat popular di masa itu dan menjadikan salah satu tanaman pangan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia jaman dahulu, khususnya daerah pulau Jawa sebagai ikon dalam lagu tersebut. Singkong adalah makanan pokok yang paling sering dkonsumsi oleh masyarakat Indonesia jaman dahulu sebelum diberlakukannya penyeragaman pangan Indonesia. Tanaman dengan nama latin Manihot Esculenta ini merupakan kategori tanaman perdu yang bisa memiliki ketinggian hingga 7 meter. Karena kepopulerannya, tanaman pangan ini merupakan urutan ketiga dari jenis tanaman pangan yang paling sering dikonsumsi setelah padi dan jagung.
Categories:

0 comments:

Post a Comment

    Text Widget

    Followers